Khamis, 7 April 2011

Syirik: Memakai Gelang, Benang Dan Sejenisnya Sebagai Pengusir Atau Penangkal Mara Bahaya

 Firman Allah,
" Katakanlah, 'Maka terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu seru
selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan kemudharatan kepadaku, apakah
berhala-berhalamu itu dapat menghilangkan kemudharatan itu, atau jika Allah
hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat menahan rahmat-Nya?'
Katakanlah, 'Cukuplah Allah bagiku'. Kepada-Nya lah bertawakkal orang-orang
yang berserah diri." (Az-Zumar: 38)

'Imran bin Hushain menuturkan bahwa Nabi melihat seorang laki-laki terdapat
di tangannya gelang kuningan, maka beliau bertanya,
"Apakah ini?" Orang itu menjawab, "Penangkal sakit." Nabi pun bersabda,
"Lepaskan itu, karena dia hanya menambah kelemahan pada dirimu; sebab
jika kamu mati sedang gelang itu masih ada pada tubuhmu, kamu tidak akan
beruntung selama-lamanya." (Hadits riwayat Imam Ahmad dengan sanad yang
 diterima)

Dalam riwayat Imam Ahmad pula dari 'Uqbah bin 'Amir dalam hadits marfu',
"Barangsiapa menggantungkan tamimah  semoga Allah tidak mengabulkan


 Termasuk Syirik: Memakai Sesuatu Sebagai Pengusir/Penangkal Bahaya
keinginannya; dan barangsiapa yang menggantungkan wada'ah , semoga Allah
tidak memberikan ketenangan pada dirinya

." Disebutkan dalam riwayat lain," Barangsiapa menggantungkan tamimah, maka dia telah berbuat syirik."
Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Hufaidzah, bahwa ia melihat seorang laki laki
di tangannya ada benang untuk mengobati sakit panas, maka dia putuskan
benang itu seraya membaca fi rman Allah yang bermaksud:

"Dan sebahagian besar dari mereka tidak beriman kepada Allah, melainkan
dalam keadaan mempersekutukan Allah (dengan sembahan-sembahan lain). "
(Yusuf: 106)

Adalah kita dilarang : 
1. memakai gelang, benang dan sejenisnya untuk maksud maksud
seperti tersebut di atas
2. Dinyatakan bahwa sahabat tadi apabila mati, sedangkan gelang (atau
sejenisnya) itu masih melekat pada tubuhnya, dia tidak akan beruntung. Ini
menunjukkan kebenaran pernyataan para sahabat bahwa "Syirik ashghar
lebih berat daripada perbuatan dosa besar."
3. Syirik tidak dapat dimaafkan dengan alasan karena tidak mengerti
4. Gelang, benang dan sejenisnya tidak berguna untuk menolak atau mengusir
suatu penyakit, bahkan berbahaya; karena Nabi bersabda, "... karena dia
hanya akan menambah kelemahan pada dirimu."
5. Mengingkari dengan keras terhadap orang yang melakukan perbuatan
seperti itu
6. Tamimah , sesuatu yang dikalungkan di leher anak-anak sebgai penangkal atau pengusir
penyakit, pengaruh jahat yang disebabkan rasa dengki seseorang dan lain lagi sebagainya.

7. Wa'adah sesuatu yang diambil dari laut, menyerupai rumah kerang; menurut anggapan
orang-orang jahiliyah dapat digunakan sebagai penangkal penyakit. 

Tiada ulasan:

Catat Ulasan